Pelatihan Pembuatan Sabun Ecoenzyme Dari Limbah Organik Rumah Tangga Untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan Siswa di SDIT Sultan Andirja Medan
DOI:
https://doi.org/10.52622/jam.v5i3.735Abstract
Rendahnya pemahaman siswa mengenai pengelolaan limbah organik menyebabkan sampah rumah tangga belum dimanfaatkan secara optimal menjadi produk yang bernilai guna. Hasil observasi di SDIT Sultan Andirja Medan menunjukkan bahwa siswa belum mengenal konsep ecoenzyme, sekolah belum pernah menyelenggarakan pelatihan pembuatan ecoenzyme, serta belum memiliki program pengolahan sampah organik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian lingkungan siswa melalui pelatihan pembuatan ecoenzyme dan pemanfaatannya sebagai bahan pembuatan sabun ramah lingkungan. Menggunakan pendekatan Service Learning melalui tahapan observasi, penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sebanyak 60 siswa SDIT Sultan Andirja Medan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 58,4 pada pre-test menjadi 86,7 pada post-test atau mengalami peningkatan sebesar 48,46%. Pelatihan pembuatan ecoenzyme dan sabun ramah lingkungan efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian lingkungan siswa sekolah dasar, dan berpotensi menjadi model edukasi lingkungan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Kata Kunci : Pelatihan; Sabun Eko Enzim; Limbah organik
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sisilia Florina yanti, Suharsih, Ramadani, Marice Saragih, Antonius Remigius Abi, Fatimah Pohan, Harlen Simanjuntak, Binner Sihaloho

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














