https://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/issue/feedJURNAL ABDIMAS MADUMA2026-07-10T12:58:14+00:00Imam Rangga Bakti,M.Komabdimas.maduma@gmail.comOpen Journal Systems<div id="journalDescription"> <p>Jurnal Abdimas MADUMA (JAM) adalah Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh ELTA merupakan jurnal pengembangan dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.</p> <p>Jurnal Abdimas <strong>MADUMA (JAM)</strong> adalah jurnal Pengabdin masyarakat dengan terbitan pertama pada bulan Maret 2022 dengan volume terbitan pertama 2 kali dalam satu tahun yaitu dibulan Maret dan Oktober kemudian diusulkan perubahan pada tahun 2023 menjadi April dan Oktober. Pada Tahun 2025 Berdasarkan pengumuman hasil akreditasi jurnal ilmiah periode 1 tahun 2025 dengan nomor surat 0173/C3/DT.05.00/2025 pada tanggal 21 Maret 2025, memperoleh Akreditasi pada peringkat Sinta 5. dengan banyaknya permintaan publikasi dari penulis Pengelola mengususlkan volume terbitan menjadi 4 kali dalam setahun mulai pada Volume 4 No. 2 bulan Juli 2025 sehingga volume terbitan menjadi Januari, April, Juli dan Oktober. Penulisan artikel jurnal dapat ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa indonesia</p> </div>https://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/721Pendampingan Pengenalan Agroekosistem Kelapa Sawit untuk Membentuk Karakter Manajerial Calon Asisten Kebun2026-06-30T03:33:38+00:00wismaroh Saragihsanniwati@gmail.comDedi Kurniawanwismaroh@utnd.ac.idRita Rosmala Dewiwismaroh@utnd.ac.idOctanina Sari Sijabatwismaroh@utnd.ac.idMichael Prawira Hutapeawismaroh@utnd.ac.idFilemon Simarmatawismaroh@utnd.ac.idAsraf Allatif Marpaungwismaroh@utnd.ac.idNazwalita Azzahrawismaroh@utnd.ac.idIgnes Arlina Siburianwismaroh@utnd.ac.id<p>Industri kelapa sawit memerlukan calon asisten kebun yang tidak sekadar memiliki kompetensi teknis agronomis, tetapi juga memiliki karakter manajerial yang kuat. Namun, sering terjadi kesenjangan kompetensi antara teori akademis dan kenyataan di lapangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk melakukan pendampingan kepada mahasiswa beasiswa sawit Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) di Universitas Tjut Nyak Dhien guna membentuk karakter calon asisten kebun kelapa sawit yang profesional. Pelaksanaan program berfokus pada pelibatan aktif melalui tahapan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Rangkaian intervensi mencakup evaluasi pre-test, pemaparan materi dan praktik penyerbukan langsung di perkebunan kelapa sawit Marihat terhadap 30 mahasiswa. Hasil evaluasi pasca-pendampingan membuktikan eskalasi kognitif yang signifikan; peserta yang awalnya menyelesaikan permasalahan produksi secara linier kini mampu mengidentifikasi faktor pembatas secara komprehensif dan mengorelasikannya dengan kualitas sumber benih. Meskipun demikian, peserta masih membutuhkan pendampingan lanjutan, terutama dalam penanaman kecambah, pembibitan pre-nursery, pembibitan main-nursery dan penanaman bibit di lapangan. Kegiatan ini memperkuat kapasitas mahasiswa beasiswa sawit untuk menjadi calon asisten kebun kelapa sawit yang adaptif, taktis, dan berwawasan keberlanjutan.</p> <p><strong>Kata Kunci : Agroekosistem; Asisten Kebun; Beasiswa Kelapa Sawit BPDPKS</strong></p>2026-07-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 wismaroh saragih, Dedi Kurniawan, Rita Rosmala Dewi, Octanina Sari Sijabat, Michael Prawira Hutapea, Filemon Simarmata, Asraf Allatif Marpaung, Nazwalita Azzahra, Ignes Arlina Siburianhttps://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/577Pelatihan Pembuatan Keripik Cabai di Desa Sidodadi Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara2025-11-25T02:32:56+00:00Sisilia Florina Yantisoniasesil14@gmail.comLily Noviantysoniasesil@unusu.ac.id<p>Pengabdian masyarakat ini bertujuan memfasilitasi rencana bisnis di Dusun Jogja Desa Sidodadi melalui kewirausahaan pada komoditas cabai dan berkembangnya usaha kelompok tani untuk kemudian menciptakan dampak lanjutan yang memperkuat pertumbuhan usaha sejenis serta memperluas sinergi dengan usaha lainnya. Meskipun budidaya cabai merah memiliki peluang bisnis yang menjanjikan, fluktuasi harga akibat melimpahnya pasokan sering kali menyebabkan kerugian bagi petani. Hal ini disebabkan keterbatasan pengetahuan petani dalam mengolah cabai menjadi produk turunan yang bernilai tambah. Cabai dapat dibuat menjadi tepung cabai yang digunakan sebagai bahan baku dalam berbagai produk makanan. Cabai merupakan komoditas bahan pangan yang dimanfaatkan oleh industry sebagai bahan baku sehingga cabai merupakan komoditas yang memikili nilai ekonomi yang tinggi. Tanaman cabai tidak tahan lama atau cepat rusak sehingga diperlukan penanganan untuk mempertahankannya. Untuk memperpanjang daya simpan cabai merah dengan cara mengembangkan teknologi pengolahan, salah satunya adalah dengan cara membuat kripik cabai merah, sehingga daya simpan dapat bertahan lama. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi program, pelatihan dan pendampingan, dan pemasaran. Pengabdian masyarakat dengan melakukan pendampingan dan pengolahan pembuatan kripik cabai telah dijalankan dengan baik.. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh peningkatan kemampuan baik secara pengetahuan maupun keterampilan dalam proses pengolahan keripik cabai. Mereka memahami tahapan penting seperti pemilihan bahan, penimbangan, formulasi, pencampuran, dan pengolahan, sehingga mampu menghasilkan keripik cabai dengan aroma, warna, dan kualitas yang baik.</p> <p><strong>Kata Kunci :</strong> <strong>Cabai</strong><strong>;</strong><strong> ekonomitepung</strong><strong>; </strong><strong>keripik</strong><strong>;</strong><strong> wirausaha</strong></p>2026-07-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 sisilia yantihttps://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/717Pemberdayaan Pemuda Setempat melalui Pelatihan English for Ecotourism dan Praktik Komunikasi Langsung bersama Turis Asing di Bukit Lawang, Langkat2026-06-14T03:50:12+00:00Maitri Rahmadhanimaitrirahmadhani@stkipalmaksum.ac.idFernando De Napoli Marpaungfernandodenapolimarpaung@stkipalmaksu.ac.idYunita Sari Adelinayunitasariadelina@stkipalmaksum.ac.idNeneng Sri Lestarinenengsrilestari@stkipalmaksum.ac.idFirman Hartaman Geamaitrirahmadani@stkipalmaksum.ac.idSiti Fadilla Nursifamaitrirahmadani@stkipalmaksum.ac.id<p>Kawasan ekowisata Bukit Lawang di Kabupaten Langkat menghadapi tantangan berupa rendahnya kapasitas komunikasi global pemuda setempat dalam melayani wisatawan mancanegara. Sebagian besar pemuda yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor pariwisata belum menguasai kosakata bahasa Inggris bidang ekowisata dan masih memiliki tingkat kecemasan berbicara yang tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris bidang ekowisata serta kepercayaan diri pemuda setempat melalui pembelajaran berbasis pengalaman. Evaluasi kegiatan menggunakan desain one-group pretest-posttest untuk mengukur perubahan kemampuan peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berbicara mengacu pada standar penilaian Eropa, kuesioner kepercayaan diri, lembar observasi, dan wawancara reflektif, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan performa komunikasi verbal peserta dengan kenaikan rata-rata sebesar 57,2%. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator penguasaan kosakata ekowisata sebesar 71,2% dan kelancaran berbicara sebesar 50,0%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman yang melibatkan interaksi langsung dengan wisatawan mancanegara efektif mengurangi kecemasan berbicara, meningkatkan kompetensi komunikasi bahasa Inggris secara kontekstual, serta mendukung pengembangan sumber daya manusia bagi pariwisata berkelanjutan di Bukit Lawang.</p> <p><strong>Kata Kunci : Bahasa Inggris; Ekowisata, Bukit Lawang</strong></p>2026-07-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Maitri Rahmadhani, Fernando De Napoli Marpaung, Yunita Sari Adelina, Neneng Sri Lestari, Firman Hartaman Gea, Siti Fadilla Nursifahttps://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/712Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan Bukit Lawang2026-06-14T03:42:32+00:00Muhammad Hassanmuhammadhassantarigan@gmail.comAde Evi Fatimaadeevifatimah@stkipalmaksum.co.idSara Frimauliasarafrimauliaa@gmail.comAbdi Sugiartomuhammadhassantarigan@gmail.comKurniawan Sinagamuhammadhassantarigan@gmail.comAndhika Putramuhammadhassantarigan@gmail.comPristisal Wibowomuhammadhassantarigan@gmail.com<p> Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam mendukung pengembangan ekowisata berkelanjutan di Bukit Lawang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Kegiatan ini dilaksanakan kepada 35 peserta yang terdiri atas pelaku wisata lokal, pemilik homestay, pemandu wisata, komunitas pemuda, dan pelaku usaha kecil. Permasalahan yang dihadapi masyarakat meliputi keterbatasan pemahaman mengenai pengelolaan pariwisata berkelanjutan, rendahnya keterampilan promosi digital, dan kurangnya kesadaran lingkungan dalam aktivitas pariwisata. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi, pelatihan promosi wisata digital, edukasi lingkungan, lokakarya praktik, dan pendampingan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta pre-test dan post-test. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengukur perubahan pengetahuan dan keterampilan peserta setelah mengikuti program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep ekowisata berkelanjutan, strategi promosi wisata digital, serta praktik pelestarian lingkungan. Selain itu, program ini berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat dan memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan lokal dalam pengelolaan destinasi wisata. Dengan demikian, program pengabdian ini efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat untuk mendukung pengembangan ekowisata yang berkelanjutan di Bukit Lawang. Pendampingan berkelanjutan serta sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan komunitas wisata diperlukan untuk menjaga keberlanjutan hasil program.</p> <p><strong>Kata Kunci :</strong> <strong>Ekowisata Berkelanjutan; Pemberdayaan Masyarakat; Bukit Lawang.</strong></p>2026-07-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Muhammad Hassan; Ade Evi Fatima, Sara Frimauliahttps://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/708Sinergi Akademik-Praktisi: Standardisasi Nutrisi Pakan Ruminansia Kecil untuk Peningkatan Kompetensi Mahasiswa di BRMP Galang2026-06-03T14:58:05+00:00Emmy Kejorakejora88muham@gmail.comRita Rosmala Dewikejora88muham@gmail.comAndi Pikiran Hiakejora88muham@gmail.comWismaroh Sanniwati Br Saragihkejora88muham@gmail.comNur Adiva Situmorangkejora88muham@gmail.comAgus Baskorokejora88muham@gmail.com<p>Produktivitas ruminansia kecil sering terkendala oleh manajemen pakan yang tidak terstandarisasi serta ketergantungan pada sumber pakan dengan kualitas fluktuatif. Kesenjangan antara kurikulum akademis dan praktik teknis di lapangan menjadi hambatan dalam menyiapkan lulusan peternakan yang kompeten. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam pengelolaan nutrisi pakan melalui pendekatan <em>experiential learning</em> di Loka Perakitan dan Pengujian Ruminansia Kecil (BRMP) Galang pada 15 April 2026. Evaluasi menunjukkan capaian signifikan dengan peningkatan rata-rata skor kognitif peserta sebesar 49% (pre-test 55 menjadi post-test 82). Selain itu, 85% peserta mampu mengklasifikasikan bahan pakan dengan akurasi tinggi, serta menunjukkan keterampilan dalam formulasi ransum berbasis bahan lokal. Temuan ini menegaskan efektivitas pendekatan <em>evidence-based farming</em> dalam mentransformasi limbah perkebunan menjadi sumber nutrisi bernilai ekonomi. Sebagai tindak lanjut, program direkomendasikan untuk dikembangkan menjadi “Klinik Pakan” rutin yang berfungsi sebagai pusat pengujian nutrisi dan pendampingan teknis bagi mahasiswa maupun peternak. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kemandirian pangan nasional melalui sistem peternakan ruminansia yang modern, ilmiah, dan berdaya saing tinggi.</p> <p><strong>Kata Kunci :</strong> <strong>Analisis Proksimat; Experiential Learning; Formulasi Pakan; Ruminansia Kecil; Standardisasi Nutrisi</strong></p>2026-07-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Emmy Kejorahttps://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/728Dari Limbah Ke Harapan : Media Edukatif Berbasis Sampah Kain Untuk Pemulihan Psikososial Siswa SD dan Pemberdayaan Ibu PKK Pascabanjir Di Aceh Tamiang2026-06-22T15:21:44+00:00Taruli Silalahitaruli766hi@gmail.comNanda Ayu Setiawati nandaayusetiawati4@gmail.comRuth Donda Eleonora ruthdpanggabean@gmail.comInggrit Puspita Sariinggrit33@gmail.comRara Nadiataruli766hi@gmail.comPutri Parapattaruli766hi@gmail.comValex Anggrato Hulutaruli766hi@gmail.com<p>Banjir yang terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang menyebabkan penurunan kondisi psikososial siswa sekolah dasar, terbatasnya media pembelajaran pascabencana, serta belum optimalnya pemanfaatan limbah kain yang berpotensi mencemari lingkungan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan media edukatif berbasis limbah kain untuk mendukung pemulihan psikososial siswa sekaligus memberdayakan ibu-ibu PKK melalui pengolahan limbah tekstil menjadi produk bernilai ekonomi. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik, pendampingan, dan evaluasi yang melibatkan 15 siswa SD Negeri 2 Kuala Simpang dan 20 anggota Kelompok Wanita Berkarya Landuh. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest–posttest, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 54,60 pada pretest menjadi 82,47 pada posttest dengan rata-rata N-Gain sebesar 59,35% (kategori sedang). Sebanyak 80% siswa terlibat aktif dalam aktivitas pembelajaran dan 75% siswa mampu menyelesaikan tugas kreatif yang diberikan. Pada kelompok PKK, pelatihan menghasilkan 50–60 produk kerajinan berbahan limbah kain, dengan sekitar 80% produk memenuhi kategori layak pakai dan layak jual. Program ini tidak hanya meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan produktif masyarakat, tetapi juga mendukung pengurangan limbah tekstil melalui penerapan prinsip reduce, reuse, dan recycle. Kebaruan program ini terletak pada integrasi pemanfaatan limbah kain sebagai media edukatif untuk pemulihan psikososial siswa dengan pemberdayaan ekonomi ibu-ibu PKK dalam satu model pengabdian berbasis ekonomi sirkular yang berkelanjutan.</p> <p><strong>Kata Kunci :</strong> <strong>Limbah Kain; Media Edukatif; Pemulihan Psikososial; Pemberdayaan PKK; pascabanjir.</strong></p>2026-07-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Taruli Silalahi, Nanda Ayu Setiawati , Ruth Donda Eleonora , Inggrit Puspita Sari, Rara Nadia, Putri Parapat, Valex Anggrato Huluhttps://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/658Penguatan Gizi Tingkat Rumah Tangga untuk Pencegahan Stunting melalui Diversifikasi Pangan Hasil Laut: Program Pengabdian di Takalar2026-03-10T08:08:33+00:00sugirah Nour Rahmansugirah.nour.rahman@fk.unila.ac.idSamsianasugirah.nour.rahman@fk.unila.ac.idIkbal Syukronisugirah.nour.rahman@fk.unila.ac.idHezron Alhim Dos Santossugirah.nour.rahman@fk.unila.ac.idNurfaidahsugirah.nour.rahman@fk.unila.ac.idFitrisugirah.nour.rahman@fk.unila.ac.idCindy Fatika Sarisugirah.nour.rahman@fk.unila.ac.idSendi Pernandasugirah.nour.rahman@fk.unila.ac.idAuliyah Rofiatul Adawiyahsugirah.nour.rahman@fk.unila.ac.idAqilah Hana Muthiahsugirah.nour.rahman@fk.unila.ac.idNandita Putrisugirah.nour.rahman@fk.unila.ac.idJihan Pratiwi Ika Antasarisugirah.nour.rahman@fk.unila.ac.idAnindia Sifa Hijrisugirah.nour.rahman@fk.unila.ac.idWulan Tri Arfidasugirah.nour.rahman@fk.unila.ac.id<p>Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan utama di Kabupaten Takalar dengan prevalensi yang relatif tinggi pada balita. Desa Kampung Beru sebagai wilayah pesisir memiliki potensi hasil laut yang melimpah, namun pemanfaatannya sebagai sumber pangan bergizi bagi keluarga nelayan masih belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga nelayan dalam pencegahan stunting melalui diversifikasi pangan berbasis hasil laut. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan mitra, sosialisasi, edukasi tentang stunting dan gizi keluarga, pelatihan pengolahan pangan hasil laut, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kampung Beru, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar dengan melibatkan 20 ibu rumah tangga nelayan sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada seluruh indikator. Rata-rata skor kemampuan deteksi dini stunting meningkat dari 46,0 menjadi 83,0, keterampilan pembuatan MP-ASI dari 37,0 menjadi 85,0, keterampilan pengawetan dan pengolahan pangan dari 45,5 menjadi 82,0, serta kemampuan inovasi diversifikasi olahan pangan dari 41,5 menjadi 87,0. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan hasil laut sebagai pangan bergizi, sehingga berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan keluarga dan pencegahan stunting. Model pemberdayaan ini berpotensi diterapkan pada wilayah pesisir lain dengan karakteristik yang serupa</p> <p><strong>Kata Kunci :</strong> <strong>Stunting; Gizi; Diversifikasi; Pangan; Keluarga</strong></p>2026-07-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 sugirah Nour Rahman, Samsiana, Ikbal Syukroni, Hezron Alhim Dos Santoso, Nurfaidah, Nurfaidahhttps://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/718Pendidikan Karakter Sadar Lingkungan Melalui Kampanye Poster Edukatif Berbasis Ekowisata Bersama Masyarakat dan Wisatawan di Bukit Lawang2026-06-14T03:54:47+00:00Risky Erilliariskyerillia@stkipalmaksum.ac.idDiah Kesumawatiriskyerillia@stkipalmaksum.ac.idSupriadisupriadi@stkipalmaksum.ac.idEdi Suprayetnoedisuprayetno@stkipalmaksum.ac.idRosmenrosmen@stkipalmaksum.ac.idAldi Nugrohoriskyerillia@stkipalmaksum.ac.idIsti Hidayahriskyerillia@stkipalmaksum.ac.id<p>Kawasan ekowisata Bukit Lawang di Kabupaten Langkat menghadapi tantangan berupa penurunan mutu lingkungan publik akibat rendahnya kepedulian sebagian masyarakat lokal dan wisatawan dalam mengelola sampah kemasan plastik. Kondisi tersebut berpotensi mengancam kelestarian habitat satwa liar sehingga diperlukan upaya penanaman nilai karakter peduli lingkungan secara persuasif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menginternalisasi nilai karakter sadar lingkungan pada masyarakat dan wisatawan melalui gerakan kampanye sosial. Kegiatan menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest dan melibatkan 48 orang peserta yang terdiri atas masyarakat setempat dan wisatawan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui kampanye simpatik tatap muka dengan memanfaatkan media peraga berupa paket poster edukasi lingkungan dan papan pajangan interaktif yang dikembangkan oleh mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sikap afektif berbasis skala Likert sebelum dan sesudah kampanye, lembar observasi perilaku, serta wawancara reflektif. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif melalui hasil observasi dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kepedulian peserta yang sangat signifikan dengan rata-rata capaian perilaku sebesar 80,5%. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator pengurangan penggunaan plastik sekali pakai sebesar 114,2% dan indikator kesadaran menjaga kebersihan ruang publik sebesar 75,0%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kampanye simpatik berbasis media visual dwibahasa efektif meningkatkan kepedulian lingkungan, memperkuat komunikasi dengan wisatawan mancanegara, serta mendorong terbentuknya kebiasaan kolektif yang mendukung keberlanjutan ekowisata di Bukit Lawang.</p> <p><strong>Kata Kunci :</strong> <strong>Ekowisata; Bukit Lawang; media poster edukatif</strong></p>2025-07-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Risky Erlia, Diah Kesumawati, Supriadi, Edi Suprayetno, Rosmen, Aldi Nugroho, Isti Hidayahhttps://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/713Edukasi Literasi Digital dalam Menghadapi Dampak E-Commerce Bagi Generasi Z di SMA Kristen Yeolin Pniel2026-07-10T12:58:14+00:00Duma Lasmaria Siagiandumalasmaria@umbp.ac.idMeri Nova Br Sipahutardumalasmaria@umbp.ac.idRatna Wati Simbolondumalasmaria@umbp.ac.idBertha Nerpy Siahaandumalasmaria@umbp.ac.idAde Linhar Pdumalasmaria@umbp.ac.idAbdillahdumalasmaria@umbp.ac.id<p>Perkembangan <em>e-commerce</em> telah mengubah pola transaksi masyarakat, khususnya di kalangan Generasi Z yang sangat akrab dengan teknologi digital. Kemudahan akses, beragam promosi, dan pengaruh media sosial mendorong meningkatnya aktivitas belanja daring, namun juga berpotensi menimbulkan perilaku konsumtif, rendahnya literasi keuangan, serta risiko penipuan dan penyalahgunaan data pribadi. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya edukasi mengenai penggunaan <em>e-commerce</em> secara bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa SMA Kristen Yeolin Pniel mengenai pemanfaatan <em>e-commerce</em> secara aman, cerdas, dan produktif. Kegiatan diikuti oleh 33 siswa yang memperoleh materi melalui metode ceramah, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab mengenai literasi digital, literasi keuangan, keamanan transaksi daring, serta peluang kewirausahaan digital. Efektivitas kegiatan dievaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata nilai peserta meningkat dari 53,18 pada pretest menjadi 81,06 pada posttest atau mengalami peningkatan sebesar 52,4%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan edukasi mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai penggunaan <em>e-commerce</em> secara bijak, termasuk dalam menjaga keamanan transaksi digital, mengelola perilaku konsumsi, dan memanfaatkan <em>e-commerce</em> sebagai peluang berwirausaha.</p> <p><strong>Kata Kunci :</strong> <strong>e-commerce; Generasi Z; literasi digital; literasi keuangan; kewirausahaan digital.</strong></p>2026-07-22T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Duma Lasmaria Siagian, Meri Nova Br Sipahutar, Ratna Wati Simbolon, Bertha Nerpy Siahaan, Ade Linhar P, Abdillahhttps://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/709Pengajaran Teknik Penerjemahan dengan Menggunakan Sederet.com untuk Peserta Didik Kelas VII SMP GKPI Padang Bulan2026-06-03T14:53:29+00:00Laidy Simamoralaidysimamora@gmail.comMilisi Sembiringmilisi_sembiring@yahoo.comVivi Novalia Sitinjakmilisi_sembiring@yahoo.comHarkiman Rachemanmilisi_sembiring@yahoo.comKarana Jaya Tariganmilisi_sembiring@yahoo.com<p>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis peran website Sederet.com dalam meningkatkan kemampuan penerjemahan Bahasa Inggris pada peserta didik kelas VII SMP GKPI Padang Bulan Medan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan catatan lapangan. Kegiatan pengabdian melibatkan 25 peserta didik kelas VII melalui kegiatan pengenalan dan pendampingan penggunaan website Sederet.com sebagai media pembelajaran digital. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penggunaan Sederet.com membantu peserta didik dalam memahami dan menerjemahkan teks Bahasa Inggris secara lebih praktis dan efisien. Selain itu, peserta didik menjadi lebih mandiri dalam proses pembelajaran dan mengurangi ketergantungan pada kamus cetak. Temuan ini menunjukkan bahwa Sederet.com dapat menjadi media pembelajaran digital yang efektif dan fleksibel dalam mendukung pembelajaran Bahasa Inggris.</p> <p><strong>Kata Kunci : Penerjemahan; Sederet.com; SMP GKPI Padang Bulan</strong></p>2026-07-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Laidy Simamora, Milisi Sembiring, Vivi Novalia Sitinjak, Harkiman Racheman, Karana Jaya Tariganhttps://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/735Pelatihan Pembuatan Sabun Ecoenzyme Dari Limbah Organik Rumah Tangga Untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan Siswa di SDIT Sultan Andirja Medan2026-07-08T02:57:05+00:00Sisilia Florina yantisoniasesil10@gmail.comSuharsihsisiliayanti10@gmail.comRamadanisisiliayanti10@gmail.comMarice Saragihmaricesaragih79@gmail.comAntonius Remigius Abisisiliayanti10@gmail.comFatimah Pohansisiliayanti10@gmail.comHarlen Simanjuntaksisiliayanti10@gmail.comBinner Sihalohosisiliayanti10@gmail.com<p>Rendahnya pemahaman siswa mengenai pengelolaan limbah organik menyebabkan sampah rumah tangga belum dimanfaatkan secara optimal menjadi produk yang bernilai guna. Hasil observasi di SDIT Sultan Andirja Medan menunjukkan bahwa siswa belum mengenal konsep ecoenzyme, sekolah belum pernah menyelenggarakan pelatihan pembuatan ecoenzyme, serta belum memiliki program pengolahan sampah organik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian lingkungan siswa melalui pelatihan pembuatan ecoenzyme dan pemanfaatannya sebagai bahan pembuatan sabun ramah lingkungan. Menggunakan pendekatan <em>Service Learning</em> melalui tahapan observasi, penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sebanyak 60 siswa SDIT Sultan Andirja Medan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 58,4 pada pre-test menjadi 86,7 pada post-test atau mengalami peningkatan sebesar 48,46%. Pelatihan pembuatan ecoenzyme dan sabun ramah lingkungan efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian lingkungan siswa sekolah dasar, dan berpotensi menjadi model edukasi lingkungan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.</p> <p><strong>Kata Kunci : Pelatihan; Sabun Eko Enzim; Limbah organik</strong></p>2026-07-18T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Sisilia Florina yanti, Suharsih, Ramadani, Marice Saragih, Antonius Remigius Abi, Fatimah Pohan, Harlen Simanjuntak, Binner Sihalohohttps://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/672Optimalisasi Pencatatan Keuangan Sederhana untuk Meningkatkan Kinerja UMKM di Kampung Setu Bogor2026-04-02T07:35:00+00:00Prayogo Prasojohartoprayogo.p.harto@gmail.comSahril Fauziprayogo.p.harto@gmail.comMuhammad Faiz Mumtazprayogo.p.harto@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dalam melakukan pencatatan keuangan secara tertib serta belum memisahkan keuangan usaha dan pribadi, yang berdampak pada lemahnya pengelolaan usaha. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan masyarakat dalam menyusun pencatatan keuangan sederhana guna mendukung pengambilan keputusan usaha. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan partisipatif kepada warga Kampung Setu, dengan teknik analisis deskriptif kualitatif membandingkan kondisi sebelum dan sesudah kegiatan berdasarkan tingkat pemahaman dan kemampuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman, kemampuan menyusun catatan transaksi sederhana, kesadaran memisahkan keuangan usaha dan pribadi, serta kemampuan mengidentifikasi pendapatan, pengeluaran, dan laba usaha secara lebih terstruktur. Temuan menunjukkan bahwa kegiatan tersebut efektif dalam meningkatkan literasi keuangan dan kapasitas pengelolaan usaha masyarakat sehingga berpotensi mendorong keberlanjutan usaha. Implikasi praktis dari kegiatan ini adalah perlunya integrasi pelatihan pencatatan keuangan sederhana ke dalam program pemberdayaan UMKM yang berkelanjutan.</p> <p><strong>Kata Kunci : Stunting; Gizi; Diversifikasi; Pangan; Keluarga</strong></p>2026-07-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prayogo Prasojoharto