JURNAL ABDIMAS MADUMA https://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj <div id="journalDescription"> <p>Jurnal Abdimas MADUMA (JAM) adalah Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh ELTA merupakan jurnal pengembangan dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.</p> <p>Jurnal Abdimas <strong>MADUMA (JAM)</strong> adalah jurnal Pengabdin masyarakat dengan terbitan pertama pada bulan Maret 2022 dengan volume terbitan pertama 2 kali dalam satu tahun yaitu dibulan Maret dan Oktober kemudian diusulkan perubahan pada tahun 2023 menjadi April dan Oktober. Pada Tahun 2025 Berdasarkan pengumuman hasil akreditasi jurnal ilmiah periode 1 tahun 2025 dengan nomor surat 0173/C3/DT.05.00/2025 pada tanggal 21 Maret 2025, memperoleh Akreditasi pada peringkat Sinta 5. dengan banyaknya permintaan publikasi dari penulis Pengelola mengususlkan volume terbitan menjadi 4 kali dalam setahun mulai pada Volume 4 No. 2 bulan Juli 2025 sehingga volume terbitan menjadi Januari, April, Juli dan Oktober. Penulisan artikel jurnal dapat ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa indonesia</p> </div> English Lecturers and Teachers Association (ELTA) en-US JURNAL ABDIMAS MADUMA 2828-6812 Peningkatan Akses Pasar UMKM Kota Depok Melalui Implementasi E-Katalog https://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/564 <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan akses pasar dan kompetensi digital UMKM Kota Depok melalui pengembangan e-katalog berbasis web dengan fitur interaktif tambahan Augmented Reality (AR). Metode yang digunakan adalah desain pre-test–post-test untuk mengukur perubahan kemampuan peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Kegiatan meliputi identifikasi dan pengelompokan produk, pengembangan platform, serta pelatihan dan pendampingan penggunaan sistem. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan nilai dari pre-test ke post-test, dengan rata-rata post-test mencapai 4,51, yang mengindikasikan peningkatan kemampuan teknis, kepercayaan diri, dan pemahaman peserta dalam memanfaatkan teknologi digital. Program ini efektif dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan visibilitas produk UMKM, sekaligus mendorong kemandirian digital serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan pelaku usaha. Disarankan adanya pendampingan lanjutan, pembaruan konten e-katalog, dan pelatihan tambahan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi pemasaran.</p> <p><strong>Kata Kunci : UMKM; E-Katalog; Pemasaran Digital; Kota Depok</strong></p> <p> </p> Malisa Huzaifa Rizki Elisa Nalawati Ratna Widya Iswara Dewi Yanti Liliana Noorlela Marcheta Copyright (c) 2026 malisa https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-04-16 2026-04-16 5 2 63 72 10.52622/jam.v5i2.564 Pendampingan Ibu Hamil melalui Media Edukasi untuk Pencegahan Stunting di Galesong Takalar https://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/656 <p>Stunting masih menjadi sebuah permasalahan kesehatan yang cukup tinggi di Indonesia, termasuk di Kecamatan Galesong Takalar, dengan prevalensi mencapai 28% pada tahun 2024. Kondisi ini menunjukkan pentingnya upaya pencegahan sejak masa kehamilan, gizi dan kesehatan ibu hamil sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan janin serta risiko stunting pada anak. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukasi yang mudah dipahami dan dapat menjangkau langsung masyarakat, khususnya ibu hamil. Kegiatan ini mempunyai tujuan yaitu guna menaikkan tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai gizi seimbang dan kesehatan kehamilan sebagai strategi pencegahan stunting. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan berbasis media video, leaflet, dan poster, serta penguatan melalui diskusi secara interaktif. Evaluasi dilaksanakan dengan memberikan pretest sebelum kegiatan serta posttest setelah kegiatan guna mengetahui pemahaman dari peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil, dengan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 60,2 pada pretest menjadi 84,5 pada posttest, atau mengalami peningkatan sebesar 24,3% setelah diberikan edukasi.. Selain itu, peserta juga menunjukkan perubahan sikap dalam perencanaan pola makan harian dan kepedulian terhadap kesehatan selama kehamilan. Dapat disimpulkan bahwa media edukasi sederhana namun informatif terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas ibu hamil untuk mencegah stunting.</p> <p><strong>Kata Kunci : gizi ibu hamil; media Edukasi; stunting.</strong></p> Nurfaidah Uphe Hadijah Alimuddin Guruh Amir Putra Nur Alam Hezron Alhim Dos Santos Sugirah Nour Rahman Irene Ekklesia Adriani Muthmainnah Copyright (c) 2026 Nurfaidah Uphe, Hadijah Alimuddin, Guruh Amir Putra, Nur Alam, Hezron Alhim Dos Santos, Sugirah Nour Rahman, Irene Ekklesia, Adriani, Muthmainnah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-04-06 2026-04-06 5 2 11 17 10.52622/jam.v5i2.656 Analisis Kesiapan Transformasi Digital UMKM Desa Jubung Kabupaten Jember dalam Mendukung Pengembangan Usaha https://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/641 <p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Jubung, Kabupaten Jember, masih menghadapi keterbatasan kesiapan digital dalam memanfaatkan platform pemasaran online, sehingga berpotensi menurunkan daya saing usaha. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan pemanfaatan WhatsApp Business, marketplace, Google Maps, serta kemampuan pembuatan konten dan foto produk digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menganalisis tingkat kesiapan digital UMKM sekaligus memberikan pendampingan digitalisasi melalui program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, serta pengukuran kesiapan digital menggunakan skala Likert 1-5 pada lima aspek utama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kesiapan digital UMKM Desa Jubung sebesar 34%, yang menandakan UMKM masih berada pada tahap awal digitalisasi. Aspek WhatsApp Business dan Google Maps menunjukkan kesiapan tertinggi, sementara pemanfaatan marketplace menjadi aspek terendah. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendampingan digital yang bertahap dan kontekstual mampu meningkatkan pemahaman, kesiapan, dan motivasi UMKM dalam mengadopsi teknologi digital, sehingga berkontribusi penting terhadap peningkatan daya saing dan keberlanjutan UMKM desa.</p> <p><strong>Kata Kunci :</strong> <strong>UMKM; Digitalisasi</strong><strong>;</strong> <strong>Pendampingan;</strong></p> Sabil Lutfir Rahman Nanik Hariyana Copyright (c) 2026 Sabil Lutfir Rahman, Nanik Hariyana https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-04-14 2026-04-14 5 2 38 49 10.52622/jam.v5i2.641 Penguatan Tata Kelola Kelembagaan dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Kersik, Kutai Kartanegara https://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/618 <p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola kelembagaan dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Desa Kersik, Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan fokus utama pada penguatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai aktor pengelola desa wisata. Permasalahan awal yang teridentifikasi berdasarkan data tabel menunjukkan belum optimalnya fungsi kelembagaan Pokdarwis, yang ditandai dengan ketiadaan visi dan misi tertulis, struktur organisasi yang belum jelas, belum tersusunnya program kerja berjenjang, serta belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan dan pelayanan wisata. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan pendampingan partisipatif yang mencakup sosialisasi, diskusi terfokus, pelatihan, dan praktik penyusunan dokumen kelembagaan dengan melibatkan pengurus Pokdarwis, pemerintah desa, dan perwakilan masyarakat. Hasil utama kegiatan berdasarkan data tabel menunjukkan adanya peningkatan kapasitas kelembagaan Pokdarwis yang tercermin dari tersusunnya visi dan misi berorientasi keberlanjutan, struktur organisasi yang lebih fungsional, rancangan program kerja jangka pendek hingga panjang, serta SOP awal pengelolaan dan promosi wisata. Kegiatan ini juga menghasilkan komitmen bersama dari peserta untuk menerapkan hasil pendampingan secara berkelanjutan. Kesimpulan program menunjukkan bahwa penguatan tata kelola kelembagaan merupakan fondasi penting dalam mendorong pengembangan desa wisata yang terarah, partisipatif, dan berkelanjutan di Desa Kersik.</p> <p><strong>Kata Kunci : D</strong><strong>esa wisata; tata kelola kelembagaan; Pokdarwis; </strong><strong>P</strong><strong>ariwisata berkelanjutan</strong></p> Muhammad Fauzan Noor Dini Zulfiani Copyright (c) 2026 Muhammad Fauzan Noor, Dini Zulfiani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-04-14 2026-04-14 5 2 50 62 10.52622/jam.v5i2.618 Community-Based Education and Health Screening for Chronic Disease Complications (Stroke and Heart Disease) https://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/675 <p>Chronic diseases such as stroke and heart disease remain leading causes of morbidity and mortality in Indonesia, particularly among middle-aged and elderly populations. Limited awareness and inadequate routine health screening contribute to delayed detection and complications. This community service program aimed to enhance public knowledge about chronic disease complications and to facilitate early identification of risk factors in Oebobo District, Kupang City. The activity, conducted on March 22, 2025, involved 36 participants aged 30-74 years and included health education sessions, interactive discussions, and basic examinations consisting of blood pressure, blood glucose, cholesterol, and uric acid assessments. A pre test – post test design was used to measure knowledge improvement, while a structured questionnaire assessed participant satisfaction. The results showed a significant increase in knowledge, with mean scores improving from 47.22 to 89.58. Several participants were found to have abnormal clinical indicators requiring further medical evaluation, underscoring the need for accessible community-level screening. Overall satisfaction was very high, with a total score of 37.83 out of 40 (94.57%), reflecting strong acceptance of the activity. Although attendance was affected by unfavorable weather, participants demonstrated high enthusiasm and engagement. In conclusion, this initiative effectively improved community knowledge and supported early detection of chronic disease risk factors. Regular and sustainable implementation is recommended to strengthen preventive health efforts in the population.</p> <p><strong>Keywords :</strong> <strong>Chronic disease complications; stroke; heart disease; health screening</strong></p> Janwar olang Bima Adi Saputra Erniyati Fangidae Ballsy C. A. Pangkey Veronica Paula Copyright (c) 2026 Janwar olang, Bima Adi Saputra, Erniyati Fangidae, Ballsy C. A. Pangkey, Veronica Paula https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-04-04 2026-04-04 5 2 1 10 10.52622/jam.v5i2.675 Implementation of Game-Based Learning in Socialization to Teachers and Students as an Effort to Transform Digital Education https://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/650 <p><em>This community service activity is driven by the importance of adapting learning methods in line with technological developments and the needs and conditions of students and teachers. The purpose of this community service activity is to provide socialization on the benefits of implementing game-based learning methods by utilizing digital platforms in the modern education era. This activity involved 90 participants consisting of 45 teachers and 45 students of SMAN 1 Kefamenanu, North Central Timor, East Nusa Tenggara. The activity was carried out in September 2025. Before socialization, a pre-test was administered, followed by a post-test and questionnaire distribution to get participants’ feedbacks. The results of the implementation of this socialization activity showed that there was a change in the increase in teacher and student understanding reaching 20% ​​about gamification-based learning and its benefits in increasing learning motivation. However, in supporting the implementation of gamification-based learning, good cooperation is needed between teachers and school administrators in providing the necessary supporting facilities for the learning process.</em></p> <p><strong><em>Keywords : </em><em>Game-Based Learning; Socialization; Digital Education; Learning Motivation</em></strong></p> Jonris Tampubolon Desta Gloria Siahaan Fitra Ramadhan Lukas Pardosi Eliyah Acantha Manapa Sampetoding Copyright (c) 2026 Jonris Tampubolon, Desta Gloria Siahaan, Fitra Ramadhan, Lukas Pardosi, Manapa Sampetoding https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-04-09 2026-04-09 5 2 18 25 10.52622/jam.v5i2.650 Pemberdayaan Santri dalam Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan Berbasis Ekoteologi di Pondok Pesantren https://journal.eltaorganization.org/index.php/ecdj/article/view/639 <p>Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter santri, termasuk dalam membangun kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai Islam. Namun, banyak pesantren masih menghadapi persoalan lingkungan, serta belum terintegrasinya edukasi ekoteologi dalam aktivitas keseharian. Pondok Pesantren Darul Arifin di Provinsi Jambi masih mengalami permasalahan timbunan sampah sisa makanan santri yang cukup tinggi dan hingga kini masih dikelola secara konvensional tanpa pemilahan dan pengolahan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai ekoteologi Islam dalam praktik kehidupan santri serta memberdayakan santri sebagai agen perubahan lingkungan melalui aksi nyata santri dalam pengelolaan lingkungan derngan pembentukan <em>Green Santri Team</em>. Metode yang digunakan meliputi edukasi partisipatif, pelatihan teknis, pendampingan, dan aksi lingkungan. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, dan evaluasi program yang dihasilkan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman nilai-nilai ekoteologi pada santri dari 30% menjadi 85% dan meningkatnya kesadaran santri melalui praktik aksi lingkungan dari 50% menjadi 95%. Kesimpulannya, pemberdayaan santri dalam pengelolaan lingkungan berbasis ekoteologi tidak hanya meningkatkan pemahaman nilai-nilai ekoteologi pada santri tetapi juga meningkatkan aksi nyata santri dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan di pondok pesantren.</p> <p><strong>Kata Kunci :</strong> <strong>Eco-pesantren; Pemberdayaan santri; Pengelolaan lingkungan berkelanjutan; Ekoteologi Islam</strong></p> Nisa Aulia Iftitah Utami Hafifatul Auliya Rahmy Ayu Nurkhayati Rina Juliana Marissa Putriana Defina Dwi Bulan Copyright (c) 2026 Nisa Aulia, Iftitah Utami, Hafifatul Auliya Rahmy, Ayu Nurkhayati, Rina Juliana, Marissa Putriana, Defina Dwi Bulan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-04-14 2026-04-14 5 2 26 37 10.52622/jam.v5i2.639