Penerapan Teknologi Ultrasonik Tenaga Surya (TERAS) Solusi Ramah Lingkungan untuk Mengurangi Serangan Hama Tikus dan Burung di Lahan Persawahan Petani Padi

Authors

  • Jaya Tata Hardinata Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Indonesia
  • Dudes Manalu Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Indonesia
  • Melda Veby Ristella Munthe Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Indonesia
  • Gilbert Batahi Lumbantobing Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Indonesia
  • Vincentius Danu Bona Arta Nadeak Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52622/jam.v5i1.609

Abstract

Serangan hama tikus dan burung masih menjadi penyebab utama penurunan produktivitas padi di lahan persawahan, sementara metode pengendalian yang digunakan petani umumnya bersifat konvensional dan berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan TERAS (Teknologi Ultrasonik Tenaga Surya) sebagai solusi pengendalian hama yang ramah lingkungan, mandiri energi, dan mudah dioperasikan oleh petani. Keunikan teknologi TERAS terletak pada integrasi gelombang ultrasonik dengan sumber energi tenaga surya serta penerapan pendekatan partisipatif yang melibatkan petani sejak tahap perencanaan hingga implementasi. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan, perancangan dan pemasangan alat TERAS di lahan persawahan mitra, sosialisasi dan pelatihan penggunaan alat, serta pendampingan awal implementasi. Teknik analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara untuk menilai kinerja alat, tingkat penerimaan petani, serta perubahan sikap petani terhadap penggunaan teknologi ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa teknologi TERAS dapat berfungsi dengan baik dan stabil, mudah dioperasikan, serta memperoleh respons positif dari petani mitra. Indikator non-teknis menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, penerimaan, dan kesiapan petani dalam mengadopsi teknologi sebagai alternatif pengendalian hama tanpa pestisida kimia. Meskipun demikian, pengukuran kuantitatif terhadap penurunan intensitas serangan hama dan peningkatan hasil panen masih memerlukan pengamatan lanjutan hingga satu siklus tanam dan panen. Kesimpulannya, teknologi TERAS berpotensi menjadi solusi pengendalian hama yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta layak dikembangkan dan direplikasi sebagai teknologi tepat guna dalam mendukung sistem pertanian modern.

Kata Kunci : Teknologi Ultrasonik, Energi Surya, Hama Tikus dan Burung, Pertanian Ramah, Pengabdian Masyarakat.

Downloads

Published

2026-01-05

How to Cite

Jaya Tata Hardinata, Manalu, D. ., Munthe, M. V. R. ., Lumbantobing, G. B. ., & Nadeak, V. D. B. A. (2026). Penerapan Teknologi Ultrasonik Tenaga Surya (TERAS) Solusi Ramah Lingkungan untuk Mengurangi Serangan Hama Tikus dan Burung di Lahan Persawahan Petani Padi. JURNAL ABDIMAS MADUMA, 5(1), 104–114. https://doi.org/10.52622/jam.v5i1.609